Translate

Black Hat SEO

Posted by Christian Lawendatu Saturday, December 24, 2011 0 komentar
Metode yang paling sering digunakan adalah “Scraping” atau penjiplakkan isi website lain untuk mengisi website sendiri.

Black Hat SEO: Menipu Google
Setiap program dan setiap sistem memiliki kelemahan, termasuk Google. Sejak mesin pencari mengirim pengguna ke website, banyak yang berupaya mengubah hasil pencarian. Dengan demikian, ada kompetisi terus menerus antara spammer dan pengelola mesin pencari. Yang satu ingin memanipulasi demi mendapatkan keuntungan, yang lain menginginkan hasil yang bersih dan bebas spam.

Para manipulator, termasuk Black Had SEO memanfaatkan celah actual untuk tujuannya. Metoda yang digunakan saat ini adalah konten spam dan link spam. Keduanya  menarik pengguna ke sebuah website yang ditampilkan di daftar atas oleh Google, karena pada umumnya iklan-iklan di website ini yang memiliki isi, pengunjung mengkliknya dan spammer mendapatkan uang.

Konten spam ada dalam banyak versi. Yang paling sederhana adalah mengisi sebuah teks dengan banyak istilah yang digunakan untuk mencari. Namun, cara ini sekarang tidak seefektif dulu, ketika mesin pencari sekadar menghitung berapa banyak istilah yang bersangkutan dalam sebuah website.

Google dan mesin pencari lainnya sudah mengatasi “Keyword-Stuffing” (http://www.google.com/support/webmasters/bin/answer.py?answer=66358). Caranya adalah membandingkan jumlah istilah-istilah dalam teks satu dengan yang lainnya (keyword density). Dari persentase tertentu, sebuah teks dapat dianggap spam.

Sebuah upaya penipuan lainnya yang telah diatasi Google adalah teks tersembunyi. Di website, spammer menuliskan teks berwarna putih di atas latar belakang putih. Dengan HTML atau CSS tidak masalah, karena pembaca website tidak tahu apa-apa. Sebaliknya, dengan mesin pencari pasti menemukan ratusan atau ribuan istilah tertentu dari teks tersebut.

Namun teks tersembunyi sudah tidak manjur lagi. Matt Cutts, juru bicara tidak resmi Googl untuk hal-hal SEO, dalam blognya menulis, tidak ada gunanya menuliskan teks kelabu terang pada latar belakang putih (www.mattcutts.com/blog/seo-mistake-nearly-hedden-text).

Metode yang paling sering digunakan adalah “Scraping” atau penjiplakkan isi website lain untuk mengisi website sendiri. Cara ini sering digunakan spammer dalam kaitan dengan layanan Google Adsense, untuk mendapatkan uang melalui iklan. Namun tim anti-spam Google juga sudah berupaya mengatasi cara ini (www.mattcutt.com/blog/step-into-my-shoes/). Scraping tentu mengesalkan website yang berisi teks aslinya. Soalnya website Scrape bisa saja ditempatkan lebih atas daripada website asli.

Anda dapat mempelajari beberapa hal penting antara lain:
1. Panduan Pemula Optimasi Mesin Penelusuran Google.
2. Rahasia di balik Good Keywors.
3. Cara Kerja Rumus dan Formula Page Rank Google.
4. Duplikat Konten Sama Dengan Bunuh Diri.
5. Teknik Cloaking Favorit Para Spammer.
6. Usir Sampah Dalam Blog.
7. Black Hat SEO.
8. Cara Google Membangun Link Untuk Site Atau Blog
9. Berikan Kode Yang Benar Dan Isi Yang Bagus, Serta Sedapat Mungkin Yang Unik (SEO)
10. Page Rank Google Adalah Valuta dan Saham abadi Anda
11. Lompatan PageRank 1 ke PageRank 2 Jauh Lebih Mudah Dibandingkan dari Page Rank 9 ke PageRank 10
12. Rumus PageRank Google Menentukan Keberhasilan dan Kegagalan Sebuah Site Atau Blog.
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Black Hat SEO
Ditulis oleh Christian Lawendatu
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://westjava27.blogspot.com/2011/12/black-hat-seo.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Post a Comment



Google+ Followers

Sponsor Toko Online Westjava27 | Copyright of westjava27 .

Labels

Postingan Terbaru westjava27